Pemerintah Gayo Lues Terjerat Kasus Penyalahgunaan Dana Rp 28,6 Miliar: BPK Temukan Pelanggaran Berat dan Manajemen Keuangan yang Ambruk

DELIK NASIONAL

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:32 WIB

502,948 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, kembali mencoreng wajah birokrasi daerah dengan praktik pengelolaan keuangan yang sembrono dan melanggar aturan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membeberkan temuan mencengangkan: dana kas yang dibatasi penggunaannya senilai Rp 28,6 miliar disalahgunakan untuk menutupi belanja operasional pemerintah daerah—padahal dana tersebut telah dialokasikan untuk keperluan spesifik dan tidak boleh digeser seenaknya. Temuan ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan bukti nyata ketidakmampuan pemerintah setempat dalam mengelola anggaran dengan jujur dan transparan.

Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Gayo Lues Tahun 2023 mengungkap skandal ini dengan detail memalukan. Dana yang seharusnya dikunci untuk tujuan tertentu, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan desa, justru dialihkan untuk kepentingan operasional yang tidak sah. Praktik ini tidak hanya melanggar peraturan, tetapi juga mengancam kelangsungan program publik yang vital bagi masyarakat.

BPK mengungkap bahwa dana sebesar Rp 28,6 miliar tersebut berasal dari tujuh pos kas, termasuk dana BLUD untuk rumah sakit dan puskesmas senilai Rp 17,6 miliar, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp 4,5 miliar, dan Dana Desa Rp 939 juta. Pengalihan dana BOS dan Dana Desa untuk belanja operasional pemda adalah pelanggaran fatal, karena kedua dana ini bersumber dari pemerintah pusat dan harus digunakan secara ketat untuk pendidikan dasar dan pembangunan desa. Penggunaan dana ini untuk menutupi lubang anggaran pemda menunjukkan betapa parahnya krisis likuiditas dan buruknya pengawasan internal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah (Sekda) Gayo Lues, sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), menjadi sorotan utama. BPK menilai Sekda lalai dalam melakukan pembinaan dan pengawasan, sehingga memungkinkan dana-dana terlarang tersebut ditarik seenaknya. Tekanan kas umum daerah menjadi alasan klasik yang tidak bisa dibenarkan, apalagi jika harus mengorbankan program-program penting seperti layanan kesehatan dan pendidikan.

BPK tidak main-main. Mereka langsung merekomendasikan Penjabat Bupati Gayo Lues untuk segera mengembalikan seluruh dana ke rekening aslinya dan memperbaiki tata kelola keuangan. Jika tidak, risikonya bukan hanya terhambatnya pelayanan publik, tetapi juga hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Temuan ini bukan sekadar peringatan, melainkan tamparan keras bagi Pemkab Gayo Lues. Jika tidak segera bertindak, skandal ini akan menjadi bukti nyata bagaimana kepentingan politik dan ketidakmampuan manajemen bisa merugikan rakyat. Pertanyaannya sekarang: siapa yang akan bertanggung jawab, dan kapan perbaikan nyata akan dilakukan? (TIM)

Berita Terkait

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Polres Gayo Lues Bangun Infrastruktur Darurat Pascabanjir di Putri Betung di Bawah Kepemimpinan AKBP Hyrowo
Satintelkam Polres Gayo Lues Distribusikan Bahan Pokok Makanan ke Desa Perlak Tripe Jaya
Komitmen Jaga Kamseltibcarlantas, Kapolres Pimpin Apel Operasi Zebra di Gayo Lues
Pabrik Getah Pinus di Gayo Lues Diduga Abaikan Teguran Pemerintah Aceh Dan Aparat Hukum Terkesan Tak Bertaring
Yasinan Bersama di Rutan Polres Gayo Lues Jadi Bukti Kepemimpinan Humanis Kapolres AKBP Hyrowo
H. Irmawan Ungkap Apresiasi kepada Kapolres AKBP Hyrowo yang Berhasil Bongkar Jaringan Lintas Negara
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Gagalkan Aksi Kurir Ganja 92 Kg Berkat Laporan Warga

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 02:52 WIB

Fathan Subchi: Jalin Silaturahmi, Perkuat Sinergi Melalui Halal Bihalal PDBN

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:19 WIB

Capaian Kepala BGN dan Jajaran Tahun 2025: Berhasil Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Senin, 22 Desember 2025 - 13:57 WIB

PW GPA DKI : Angkat Topi Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi dan Jajaran atas Keberhasilan Bongkar Kasus Narkoba Sepanjang 2025BNN RI Ungkap Ratusan Kasus Narkotika, PW GPA DKI Apresiasi Kinerja Sepanjang Dua Ribu Dua Puluh Lima

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:20 WIB

Yayasan Karuna Liberatia Indonesia, Fokus Melindungi Anak dan Perempuan Dari Korban TPPO dan Eksploitasi Seksual di Indonesia

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:47 WIB

Prof Dadan Hindayana Sembangi Langsung Insiden Kenderaan MBG, Bukti Pemimpin Yang Peka Persoalan Masyarakat

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:09 WIB

Lawan Anarkis dan Vandalisme, Ketua Viking Campus Himbau Masyarakat Jabar Waspada Provokasi

Rabu, 26 November 2025 - 21:10 WIB

Kepala BNN Raih Awards 2025, PW GPA DKI: Kepala BNN Patut Dinobatkan Sebagai “Tokoh Penggerak Masyarakat dan Generasi Muda Bersih Narkoba

Rabu, 26 November 2025 - 19:32 WIB

Raih Awards 2025, PW GPA DKI ; Kakorlantas Wujudkan Polri Yang Presisi Sesuai Arahan kapolri

Berita Terbaru