Gayo Lues Terlunta, Pelayanan Desa Mandek Karena Kekosongan Pengulu Kampung Pepelah

DELIK NASIONAL

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 05:00 WIB

50818 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Kekosongan kepemimpinan di Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, telah memasuki bulan ketiga. Sejak masa jabatan kepala desa (pengulu) berakhir pertengahan Juni 2025, pelayanan publik nyaris terhenti, sementara penyaluran bantuan desa mandek. Kondisi ini menimbulkan keresahan warga yang kini kesulitan mengurus administrasi dasar seperti surat-menyurat dan dokumen kependudukan.

Budiman, tokoh adat setempat, menegaskan bahwa masyarakat telah mengajukan nama-nama calon Penjabat (Pj) Pengulu ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues. Namun, hingga kini belum ada kepastian dari pemerintah daerah. “Sudah lebih dua bulan, kami tidak punya pemimpin. Urusan surat-menyurat terhambat,” ujar Rabusin, perwakilan warga, dalam surat pernyataan bersama.

Kekosongan ini tidak hanya menghambat pelayanan administratif, tetapi juga memblokir jalannya program pemberdayaan yang bersumber dari anggaran desa. Akibatnya, pembangunan desa dan kesejahteraan warga terancam stagnasi. Dalam dokumen musyawarah tertanggal 25 Juni 2025, masyarakat Kampung Pepelah telah sepakat mengusulkan nama-nama calon Pj Pengulu sebagai pengganti sementara. Namun, hingga kini, usulan itu tak kunjung mendapat respons dari pemerintah kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan Rabusin, tokoh masyarakat lain seperti Kaharudin, Umar, dan Syahbudin mengeluhkan belum diterimanya Surat Keputusan (SK) Pemberhentian maupun SK Pengangkatan Pj Pengulu dari Bupati. “Kami bersedia kembali mengemban tugas sebagai anggota Urang Tue Kampung Pepelah yang tersisa,” bunyi pernyataan mereka.

Menanggapi keluhan itu, Kepala Bagian Tapem Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Irwansyah, menyatakan bahwa pihaknya sudah meneruskan usulan masyarakat kepada Bupati dan saat ini menunggu keputusan. Pernyataan itu, bagi warga, terdengar seperti janji kosong yang mengulur waktu.

Masyarakat Pepelah menegaskan, kekosongan kepemimpinan yang berlarut-larut ini berpotensi memicu masalah sosial lebih luas. Mereka khawatir, tanpa kepemimpinan sementara, konflik internal dan ketimpangan pelayanan desa akan semakin memburuk.

Dokumen resmi musyawarah Urang Tue Kampung Pepelah tanggal 25 Juni 2025 menegaskan kesepakatan warga untuk menetapkan calon Pj Pengulu dan menunjuk anggota Urang Tue yang tersisa untuk mengisi kekosongan kepemimpinan. Dokumen ditutup dengan tanda tangan Ketua Urang Tue Kampung Pepelah, Rabusin, serta cap resmi Urang Tue Kecamatan Pining.

Catatan kritis: Lambannya respons pemerintah daerah memperlihatkan lemahnya koordinasi birokrasi dan kurangnya kepedulian terhadap masyarakat desa. Pelayanan publik tidak boleh dipermainkan birokrasi, dan janji menunggu keputusan Bupati jelas tidak cukup di tengah kebutuhan mendesak warga.  (*)

Berita Terkait

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Polres Gayo Lues Bangun Infrastruktur Darurat Pascabanjir di Putri Betung di Bawah Kepemimpinan AKBP Hyrowo
Satintelkam Polres Gayo Lues Distribusikan Bahan Pokok Makanan ke Desa Perlak Tripe Jaya
Komitmen Jaga Kamseltibcarlantas, Kapolres Pimpin Apel Operasi Zebra di Gayo Lues
Pabrik Getah Pinus di Gayo Lues Diduga Abaikan Teguran Pemerintah Aceh Dan Aparat Hukum Terkesan Tak Bertaring
Yasinan Bersama di Rutan Polres Gayo Lues Jadi Bukti Kepemimpinan Humanis Kapolres AKBP Hyrowo
H. Irmawan Ungkap Apresiasi kepada Kapolres AKBP Hyrowo yang Berhasil Bongkar Jaringan Lintas Negara
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Gagalkan Aksi Kurir Ganja 92 Kg Berkat Laporan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 16:21 WIB

Warga Dua Desa Kutalimbaru Desak Pemerintah Segera Selesaikan Konflik Lahan dengan PT Serdang Hulu

Jumat, 5 September 2025 - 09:16 WIB

Ketika Guru Honorer Jadi Korban Ketidakpedulian, Rumah Ibu Mariasih di Deli Serdang Tinggal Menunggu Runtuh

Senin, 1 September 2025 - 13:46 WIB

Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia

Senin, 1 September 2025 - 13:23 WIB

Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan

Senin, 25 Agustus 2025 - 03:19 WIB

Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Warga Binaan Program Rehabilitasi Lapas Sibolga Ikuti Konseling Keagamaan

Senin, 18 Agustus 2025 - 15:10 WIB

Momentum Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Lepas dan Ringankan Hukuman Warga Binaan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:49 WIB

nstruksi Jaksa Agung Hanya Jadi Wacana: Galian C Ilegal di Kutalimbaru Justru Kian Menggila di Depan Mata Aparat

Berita Terbaru