Polda Sumut “Dikepung” Papan Bunga! Seruan Pecat Kompol DK Terus Menggema

DELIK NASIONAL

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 05:48 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Situasi di depan Markas Polda Sumatera Utara semakin memanas. Puluhan papan bunga berisi desakan pemecatan terhadap Kompol Dedi Kurniawan (DK) terus berdatangan, Jumat (25/7/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap seorang warga Tanjungbalai bernama Rahmadi.

Sebelumnya, sejumlah papan bunga sempat ditumbangkan oleh oknum tak dikenal dan dievakuasi oleh petugas kepolisian. Namun tak lama berselang, puluhan baliho baru berbentuk papan bunga justru kembali berdatangan dan terpajang di depan gerbang Mapolda Sumut Jalan SM Raja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini membuat suasana di sekitar markas besar kepolisian itu menjadi perhatian publik.

Isi papan bunga tersebut tak main-main. Terdapat seruan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar segera memberhentikan Kompol DK yang dituding telah melakukan kriminalisasi dan penganiayaan terhadap Rahmadi dalam kasus dugaan sabu-sabu.

Salah satu isi papan bunga berbunyi:
“Tolong Bapak Presiden! Pecat Kompol Dedi Kurniawan karena Mengkriminalisasi Rakyat Kecil!”

Keluarga Rahmadi menyebut penangkapan yang dilakukan oleh tim yang dipimpin Kompol DK bukan hanya tidak didukung dua alat bukti sah, tetapi juga disertai kekerasan fisik yang terekam CCTV dan kini viral di media sosial.

Abang kandung Rahmadi pun telah melaporkan Kompol DK ke SPKT Polda Sumut, berharap agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

Mereka menuding, penetapan tersangka terhadap Rahmadi tidak prosedural dan melanggar hak asasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto belum memberikan keterangan resmi, namun tekanan dari masyarakat terus bergulir.

Papan-papan bunga terus berdatangan, menunjukkan bahwa suara publik belum akan reda dalam waktu dekat.

Warga Tanjungbalai dan simpatisan menyatakan akan terus menyuarakan desakan pemecatan terhadap Kompol DK hingga ada kejelasan hukum yang adil bagi Rahmadi.(AVID)

Berita Terkait

Ikrar Bebas Narkoba dan HP Digelorakan, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Perubahan Dimulai dari Hal Kecil
Ketua Komisi III DPR RI Prihatin dan Atensi Penangguhan Penahanan Korban Pencurian Jadi Tersangka di Polrestabes Medan, Keluarga Mengucapkan Terimasih
Rutan Kelas I Medan Tebar Manfaat di IMIPAS PEDULI 2025: Kesehatan, Donor Darah, hingga Bansos
Kursi Dirut PUD Pasar Jadi Sorotan: Publik Desak Proses Seleksi Bebas Kepentingan Setelah Nama Ketua KPID Sumut Muncul
Kapolsek Medan Helvetia Kunjungi Rutan Kelas I Medan, Apresiasi Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Masyarakat Helvetia Kirim Karangan Bunga, Apresiasi Kapolsek Medan Helvetia Usai Tangkap Bandar Besar Narkoba Wira
Lapas Kelas I Medan Tanda Tangani Komitmen Bersama, Teguhkan Integritas Bebas dari Narkoba dan Barang Terlarang
Rutan Kelas I Medan Tandatangani Komitmen Bersama: Perkuat Integritas dan Antinarkoba di Lingkungan Pemasyarakatan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 02:41 WIB

Ketika Fitnah Terselubung Menguasai Ruang Publik, Rakyat Diminta Tidak Terprovokasi

Jumat, 17 April 2026 - 23:16 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Jumat, 17 April 2026 - 22:52 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:52 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ketua LSM Penjara Aceh Cemaskan Gerakan Rakyat Disusupi Mafia Narkoba Lewat Aksi LSM

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:12 WIB

Benteng Pancasila: Ustad Ismail Hasan (Eks Napiter) Berikrar Jaga Toleransi dan Tolak Segala Bentuk Ideologi Ekstrem

Rabu, 12 November 2025 - 22:39 WIB

Fakta Lapangan Bungkam Tuduhan Netizen: Jalan Desa Lawe Mantik Nyata, Dikerjakan Bersama Warga

Minggu, 19 Oktober 2025 - 02:48 WIB

Diduga Terlibat Jaringan Sabu, Bandar AW Sempat Ditangkap, Tapi Lepas Tanpa Jejak

Berita Terbaru