Pemerintah Targetkan Cetak 50.000 Hektare Sawah Baru di Riau, Baru Teridentifikasi 25.000 Hektare

DELIK NASIONAL

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:27 WIB

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru — Suasana hijau dan penuh semangat kebersamaan menyambut kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., di Mapolda Riau, Rabu, 23 Juli 2025. Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Andi Amran melaksanakan kegiatan penanaman pohon gaharu sebagai bagian dari program Green Policing yang digagas Polda Riau bersama masyarakat.

Kehadiran Menteri Pertanian disambut langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han., serta para pejabat utama dan personel Polda Riau. Turut hadir Tim RAGA Polda Riau yang selama ini menjadi motor penggerak inisiatif penghijauan di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Polda Riau yang dinilai luar biasa dalam menjaga lingkungan. Ia secara khusus menyoroti gerakan penanaman pohon yang tak hanya melibatkan aparat kepolisian, tetapi juga menjangkau masyarakat luas dari berbagai usia dan latar belakang, termasuk para pelajar di seluruh Provinsi Riau. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan ini mencerminkan kesadaran kolektif yang semakin tumbuh tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya jujur terkejut. Ini sebuah kejutan luar biasa. Ada gerakan tanam pohon yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, bahkan anak-anak SD, SMP, hingga SMA di seluruh Provinsi Riau. Ini bukan sekadar simbolik, ini aksi nyata yang harusnya bisa jadi program nasional,” ujar Menteri Pertanian dalam sambutannya.

Ia menyebut gerakan penanaman pohon sebagai bentuk investasi ekologis jangka panjang, yang manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang. Dalam kegiatan tersebut, dibacakan pula sebuah syair yang mengingatkan akan pentingnya kesadaran ekologis: “Jangan merusak alam, tanam pohon untuk generasi kita.” Syair sederhana namun sarat makna ini diyakini mampu menyentuh hati dan menguatkan semangat semua pihak untuk terus menjaga lingkungan.

Tak hanya membahas isu lingkungan, Menteri Andi Amran juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyinggung arah kebijakan nasional di sektor pertanian, khususnya ketahanan pangan. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk mencetak lahan sawah baru di wilayah Riau. Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju kemandirian pangan nasional. Saat ini, menurut Menteri, baru sekitar 20 persen kebutuhan pangan Riau yang bisa dipenuhi dari dalam provinsi, dan itu menjadi sinyal penting bahwa perluasan lahan pertanian tak bisa ditunda.

“Kami akan cek langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan cetak sawah baru. Target kami bisa mencapai lima puluh ribu hektare, meski saat ini baru teridentifikasi sekitar dua puluh lima ribu hektare. Ini bukan hanya untuk sekarang, tapi untuk menghindari krisis pangan dalam lima puluh hingga seratus tahun ke depan,” ucap Menteri.

Program Green Policing yang dijalankan Polda Riau dipandang sebagai kolaborasi strategis yang patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia. Sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan lingkungan dan pangan yang semakin kompleks. Menjaga alam bukan hanya tugas aktivis atau institusi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang menanam harapan demi masa depan yang lebih hijau, lestari, dan berdaulat. (ROS H)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan 160 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Setengah Triliun Rupiah di Pekanbaru
Pemberitaan Tak Berimbang, SMA Negeri Plus Riau Desak Etika Jurnalistik Dihormati
Kapolda Riau Pimpin Panen Raya Serentak Kuartal III 2025, untuk Ketahanan Pangan
PT Pandawa Satria Nusantara Bersinergi dengan Baharkam Polri dalam Pelatihan Satpam Gada Utama Pertama di Riau
Borok Oknum Wartawati Terbongkar: Cici Sri Imelda Diduga Dalang Hoaks, Pemerasan, dan Melakukan Pencemaran Nama Baik Oknum TNI
Demi Kelancaran Festival Pacu Jalur, Brigjen Jossy Turun Langsung Awasi Operasi Anti-PETI Polda Riau
Kemampuan Komunikasi Efektif Jadi Fokus Utama dalam Pelatihan Polda Riau
Dirgahayu RI ke-80, SMA Negeri 13 Pekanbaru Tegaskan Nilai Persatuan dan Kebangsaan

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 16:21 WIB

Warga Dua Desa Kutalimbaru Desak Pemerintah Segera Selesaikan Konflik Lahan dengan PT Serdang Hulu

Jumat, 5 September 2025 - 09:16 WIB

Ketika Guru Honorer Jadi Korban Ketidakpedulian, Rumah Ibu Mariasih di Deli Serdang Tinggal Menunggu Runtuh

Senin, 1 September 2025 - 13:46 WIB

Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia

Senin, 1 September 2025 - 13:23 WIB

Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan

Senin, 25 Agustus 2025 - 03:19 WIB

Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Warga Binaan Program Rehabilitasi Lapas Sibolga Ikuti Konseling Keagamaan

Senin, 18 Agustus 2025 - 15:10 WIB

Momentum Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Lepas dan Ringankan Hukuman Warga Binaan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:49 WIB

nstruksi Jaksa Agung Hanya Jadi Wacana: Galian C Ilegal di Kutalimbaru Justru Kian Menggila di Depan Mata Aparat

Berita Terbaru