Pemakaman Iptu Donald Diselimuti Duka, Wakapolda Riau Sampaikan Penghormatan Terakhir sebagai Prajurit Negara

DELIK NASIONAL

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:10 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU | Suasana haru menyelimuti pemakaman Iptu (Anumerta) Donald Junus Halomoan, anggota Brimob Polda Riau yang gugur saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Rokan Hilir, Provinsi Riau. Ia dimakamkan pada Kamis sore, 7 Agustus 2025, di Tempat Pemakaman Umum Umban Sari, Rumbai, Kota Pekanbaru. Prosesi pemakaman dilangsungkan secara kedinasan, sebagai bentuk penghormatan terakhir negara atas pengabdian Donald sebagai Bhayangkara sejati yang wafat dalam tugas.

Pemakaman dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigadir Jenderal Jossy Kusumo, dan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Riau, termasuk Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Komisaris Besar I Ketut Gede Adi. Di tengah langit mendung, derai isak keluarga dan rekan sejawat mewarnai detik-detik penguburan. Tembakan salvo dilepaskan sebagai bentuk penghormatan militer. Bendera Merah Putih yang menyelimuti peti jenazah Donald diserahkan langsung kepada istri almarhum oleh Wakapolda, sebuah simbol pengakuan atas dedikasi dan pengorbanan sang suami dalam menjaga keselamatan rakyat.

Donald dikenal sebagai Pasi Provos di Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau. Selama tiga pekan terakhir, ia berada di garis terdepan dalam upaya memadamkan karhutla yang melanda kawasan Rokan Hilir. Ia bekerja tanpa henti di tengah panasnya bara dan pekatnya asap yang membumbung dari lahan-lahan terbakar. Namun, pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025, Donald menghembuskan napas terakhirnya akibat kelelahan dan gangguan pernapasan berat yang diduga akibat paparan asap berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Herry Heryawan, menyebut kepergian Donald sebagai kehilangan besar. Dalam sebuah apel pagi yang digelar sehari setelah kabar duka itu datang, Herry menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi mereka dalam menangani karhutla, sembari menyampaikan kabar duka bahwa satu dari mereka telah gugur dalam tugas. Di hadapan seluruh anggota, Herry meminta seluruh peserta apel untuk menundukkan kepala dan memanjatkan doa bagi arwah Donald, yang ia sebut sebagai “pahlawan karhutla”.

“Almarhum adalah Bhayangkara sejati. Selama tiga pekan, beliau tidak pernah surut semangat, berdiri paling depan melawan api demi melindungi masyarakat,” ujar Herry, mengenang semangat almarhum.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasanya, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Donald. Berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor 1197/VIII/2025, Donald yang semula berpangkat Inspektur Dua dinaikkan menjadi Inspektur Satu secara anumerta. Kenaikan pangkat itu diajukan langsung oleh Kapolda Riau, sebagai bentuk penghormatan institusi atas dedikasi Donald dalam tugas-tugas kemanusiaan.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Komisaris Besar Anom Karibianto, menjelaskan bahwa KPLB ini bukan semata penghargaan simbolik, melainkan bukti nyata bahwa institusi Polri mengakui nilai pengorbanan Donald. “Beliau gugur dalam tugas. Kepadanya diberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta, sebagai wujud penghormatan dan pengakuan,” kata Anom.

Pemakaman Donald turut dihadiri istri dan dua anaknya yang masih kecil, serta anggota Paguyuban Keluarga Besar Brimob. Rasa duka mendalam terasa dari wajah para pelayat yang berdiri dalam diam saat liang lahat ditutup perlahan oleh personel Brimob. Suasana terasa semakin syahdu ketika lagu “Gugur Bunga” mengalun lirih, seakan menggambarkan kehilangan yang dialami keluarga besar Polri dan masyarakat Riau.

Kisah Donald Junus Halomoan menjadi potret nyata betapa beratnya tugas aparat di lapangan ketika berhadapan dengan bencana ekologis seperti kebakaran hutan dan lahan. Ia tidak hanya bertugas sebagai aparat penegak hukum, melainkan juga sebagai pelindung masyarakat dan penjaga lingkungan. Pengorbanannya menegaskan kembali bahwa memadamkan karhutla bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan pengabdian total dalam menjaga ruang hidup bersama.

Kepergian Donald meninggalkan pesan penting bahwa keselamatan para petugas lapangan harus menjadi prioritas dalam setiap operasi darurat. Negara, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memberikan perlindungan dan jaminan yang lebih baik bagi setiap orang yang berjuang dalam bahaya demi kepentingan publik. Donald memang telah tiada, namun semangat pengabdiannya akan terus hidup sebagai inspirasi bagi generasi penerus di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. (ROS H)

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan 160 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Setengah Triliun Rupiah di Pekanbaru
Pemberitaan Tak Berimbang, SMA Negeri Plus Riau Desak Etika Jurnalistik Dihormati
Kapolda Riau Pimpin Panen Raya Serentak Kuartal III 2025, untuk Ketahanan Pangan
PT Pandawa Satria Nusantara Bersinergi dengan Baharkam Polri dalam Pelatihan Satpam Gada Utama Pertama di Riau
Borok Oknum Wartawati Terbongkar: Cici Sri Imelda Diduga Dalang Hoaks, Pemerasan, dan Melakukan Pencemaran Nama Baik Oknum TNI
Demi Kelancaran Festival Pacu Jalur, Brigjen Jossy Turun Langsung Awasi Operasi Anti-PETI Polda Riau
Kemampuan Komunikasi Efektif Jadi Fokus Utama dalam Pelatihan Polda Riau
Dirgahayu RI ke-80, SMA Negeri 13 Pekanbaru Tegaskan Nilai Persatuan dan Kebangsaan

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 16:21 WIB

Warga Dua Desa Kutalimbaru Desak Pemerintah Segera Selesaikan Konflik Lahan dengan PT Serdang Hulu

Jumat, 5 September 2025 - 09:16 WIB

Ketika Guru Honorer Jadi Korban Ketidakpedulian, Rumah Ibu Mariasih di Deli Serdang Tinggal Menunggu Runtuh

Senin, 1 September 2025 - 13:46 WIB

Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia

Senin, 1 September 2025 - 13:23 WIB

Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan

Senin, 25 Agustus 2025 - 03:19 WIB

Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Warga Binaan Program Rehabilitasi Lapas Sibolga Ikuti Konseling Keagamaan

Senin, 18 Agustus 2025 - 15:10 WIB

Momentum Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Lepas dan Ringankan Hukuman Warga Binaan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:49 WIB

nstruksi Jaksa Agung Hanya Jadi Wacana: Galian C Ilegal di Kutalimbaru Justru Kian Menggila di Depan Mata Aparat

Berita Terbaru